Sabtu, 27 Oktober 2012

LAPORAN TITRASI ASAM BASA

LAPORAN
1.      Judul Percobaan           : TITRASI ASAM BASA

2.      Tujuan Percobaan        :
Menentukan Konsentrasi Larutan dengan Menggunakan Larutan Baku

3.      Teori Singkat                 :
Konsentrasi suatu larutan dapat ditentukan berdasarkan konsentrasi zat lain. Larutan yang digunakan untuk menentukan konsentrasi larutan yang lain disebut larutan baku, di mana konsentrasi larutan ini diketahui secara pasti.

Proses penentuan konsentrasi larutan dengan cara ini disebut titrasi. Dan jika pasangan larutan yang digunakan dalam proses ini adalah larutan asam dan basa, maka proses ini disebut titrasi asam – basa. Misalnya, menentukan konsentrasi larutan HCl dengan menggunakan larutan baku NaOH.


ALAT DAN BAHAN
        Alat yang digunakan           :
·      Statif
·      Buret
·      Gelas Erlenmeyer
·      Pipet tetes

Bahan yang digunakan       :
·      Larutan NaOH
·      Larutan HCl
Cara kerja        :
1.    Masukkan 20 ml larutan HCL dan 3 tetes indicator fenolftalein ke dalam sebuah Erlenmeyer.
2.    Isi buret dengan larutan NaOH 0,1 M hingga garis 0 ml.
3.    Tetesi dengan larutan HCL dengan larutan NaOH. Penetesan harus dilakukan secara hati-hati dan Erlenmeyer terus- menerus diguncangkan. Penetesan dihentikan saat terjadi perubahan warna yang tetap, yaitu menjadi merah muda.
4.    Ulangi prosedur di atas hingga diperoleh tiga data yang hamper sama.



Hasil pengamatan        :
No
Volum larutan HCL yang digunakan (ml)
Volum larutan NaOH yang digunakan (ml)
1
20
19
2
20
22
3
20
38




Analisis data/pertanyaan     :
1.    Tentukan volum rata-rata larutan NaOH yang digunakan !
2.    Tentukan jumlah mol NaOH yang digunakan !
3.    Tentukan jumlah mol HCL berdasarkan perbandingan koefisien reaksi NaOH + HCl                   NaCl + O !
4.    Tentukan kemolaran larutan HCl tersebu
5.      Apa yang dapat anda simpulkan dari kegiatan ini ?

Jawab         :
1)      19+22+38 =26,33 ml
3
2)      n NaOH
n = M . V
n = 0,1  x 26,33
= 2,633 mmol

3)      n HCl = x 2,633 = 2,633
4)      M HCl
M= =
M= 0,13165
M= 0,13


Kesimpulan :

Dari hasil pengamatan dapat disimpulkan bahwa untuk menentukan konsentrasi HCl diperlukan konsentrasi NaOH yang telah ditentukan secara pasti dan volume NaOH sendiri. Di mana volume NaOH ditentukan dari banyaknya NaOH yang diperlukan untuk menjadikan larutan HCl tepat merah pada proses titrasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar